Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tahun 2013 dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah adalah pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang telah dilaksanakan sejak tahun 2004 menjadi Kurikulum 2013. Pengembangan Kurikulum­­ 2013, selain untuk memberi jawaban terhadap beberapa permasalahan yang melekat kurikulum sebelumnya, juga bertujuan untuk mendorong peserta didik atau siswa, agar mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan meng­komunikasikan (mempresentasikan), apa yang di­ per­oleh atau diketahui setelah siswa menerima materi pembelajaran. Tema pengembangan Kurikulum 2013 adalah untuk menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap (tahu mengapa), keterampilan (tahu bagaimana), dan pengetahuan (tahu apa) yang terintegrasi. Sedangkan inti dari Kurikulum 2013 adalah upaya penyederhanaan dan tematik-integratif. 

Kurikulum 2013 SMA diterapkan secara bertahap mulai tahun 2013 pada 1.270 SMA yang tersebar di 33 provinsi dan 295 kabupaten/kota. Mempersiapkan pelaksanaan Kurikulum 2013 di SMA tersebut, telah disiapkan program implementasi yang terdiri atas pelatihan bagi pengawas SMA, kepala SMA, dan guru SMA. Pelatihan tersebut secara teknis dikoordinasikan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan bersama-sama dengan PPPPTK, LPMP, dan LPPKS. Melalui pelatihan tersebut, diharapkan pengawas, kepala sekolah dan guru SMA dapat saling bersinergi untuk menerapkan Kurikulum 2013 di sekolah.   

Selanjutnya untuk memperkuat implementasi pelaksanaan Kurikulum 2013 yang sejak diterapkan mengalami banyak perubahan yang tentunya bertujuan untuk perbaikan maka dari itu SMA Negeri 1 Patokbeusi yang merupakan salah satu sekolah pelaksana kurikulum 2013 perlu kiranya melaksanakan pelatihan yang bertujuan untuk memantapkan kembali impementasi kurikulum 2013 khususnya yang berkaitan dengan Proses Pembelajaran Menyongsong Era Four Point Zero dan Penilaian Berbasis Komputer (CBT) yang dilaksanakan melalui kegiatan IHT dan Workshop. Melalui kegiatan workshop ini dilaksanakan pula sosialisasi dan penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) demi terwujudnya budaya mutu sekolah. Adapun proses, mekanisme, dan materi kegiatan   tersebut diuraikan dalam Proposal Pelaksanaan Workshop SMA Negeri 1 Patokbeusi.

Leave a Comment